Tips Pasang Switch: Power Window / Central Lock (revised)

June 10, 2008

Source: http://saft7.com/?p=235

pwswitc

Pada tips ini saya coba untuk sharing cara penggunaan Switch untuk pemasangan Power Window maupun Central Door Lock pada kendaraan kita.

Secara teori, cara kerja motor Power Window maupun motor Central Lock Actuator adalah dengan mensupply tegangan untuk menurunkan jendela / mengunci pintu, sedangkan untuk menaikkan jendela / membuka kunci pintu adalah dengan membalikkan kutup tegangan tadi.

Dengan kata lain, dua kabel yang keluar dari motor Power Window maupun Central Lock Actuator (umumnya berwarna hijau dan biru), digunakan dengan cara membolak-balikkan kutub tegangan masuknya.

google.com)

Saklar praktis banyak dijual di toko-toko asesoris / partshop dengan harga sekitar 20-35ribu rupiah. Terdiri dari 5 kaki, dan disediakan block terminal agar saklar dapat dilepas pasang dengan mudah.

pwswitc02

pwswitc03

Untuk keperluan tersebut, perlu juga disediakan terminal – female sebanyak 5unit dan crimpler untuk pemasangan terminal tersebut.

pwswitc04

Untuk skematik diagramnya, silahkan simak skema di bawah.

pwswitc05

Nah, untuk lebih memahami cara kerja saklar praktis ini, silahkan cermati animasi yang saya buat di bawah ini.

pwswitc

Headlamp Protector… apaan sih?

June 10, 2008

Source: http://saft7.com/?p=243

bulbsaver00.jpg

Hampir seluruh mobil dan beberapa model motor saat ini menggunakan lampu halogen sebagai lampu utamanya (headlamp).
Keuntungan lampu halogen dibanding lampu biasa adalah lampu halogen lebih awet hingga 5 kali lipat, dan terang yang dihasilkan juga lebih terang. Saat ini lampu halogen sebagai headlamp juga sudah semakin murah dan dapat dibeli hampir di setiap toko sparepart atau aksesoris mobil / motor.

Lampu halogen mengeluarkan radiasi panas lebih tinggi ketimbang lampu biasa, dan daya yang dibutuhkan untuk menyalakan lampu halogen juga besar dan harus konstan. Coba baca tentang lampu halogen.

bulbsaver01.jpg

Mengulangi apa yang pernah diutarakan pada artikel tentang lampu halogen tersebut, pada saat halogen tidak menyala, kawat filamen lampu halogen terlihat seperti kawat biasa yang cukup tebal dan keras, nilai hambatan (resistansi) nya pun hampir mendekati nol (0) Ohm, benar-benar seperti seutas kawat kabel.

Pada saat diberi daya listrik, terjadi kejutan pemakaian arus yang sangat tinggi hingga lebih dari 5 kali arus normalnya.

bulbsaver04.jpg

Kejutan ini sering disebut Power Surge, ini terjadi sangat cepat, sehingga tidak mengganggu perangkat pelistrikan lain yang ada di mobil maupun motor, kecuali perangkat itu sangatlah sensitif.
ECU (Engine Control unit / Engine Management) pada mobil atau motor bermesin injeksi sudah dilengkapi berbagai pengaman terhadap gangguan pelistrikan, seperti gangguan terhadap surge, noise, naik turunnya tegangan, dan sebagainya sehingga tidak terganggu oleh power surge yang ditimbulkan pada saat kita menyalakan headlamp.

bulbsaver02.jpg

Power surge yang terjadi, membuat filamen lampu halogen yang mulai menipis bisa langsung putus, lampu halogen mati.
Itu sebabnya lampu halogen mati/putus pada saat awal dinyalakan, karena kawat filamen yang tipis tidak mampu menahan kejutan arus yang sangat tinggi.

bulbsaver03.jpg

Jika power surge dapat diredam agar kejutan arus tidak terlalu tinggi, maka lampu halogen akan lebih panjang umurnya, karena kawat filamen yang mulai menipis tidak cepat putus.

Saat ini ada beberapa macam produk Headlamp Protector yang dijual di toko aksesoris mobil / motor.

Sayang sekali banyak yang salah kaprah terhadap produk ini. Banyak yang menyebut produk ini sebagai Capasitor Bank, padahal bukan!

Produk Headlamp Protector membuat kurva kejutan arus menjadi tumpul dan landai.

bulbsaver05.jpg

Dengan demikian, lampu halogen akan menjadi lebih awet. Cara pasangnya sangat mudah, sbb.

bulbsaver06.jpg

Harga Headlamp Protector berkisar antara 120ribu hingga 200ribu rupiah, untuk sepasang lampu.

Kesimpulan/Saran:

    Pemakaian Headlamp Protector tidak akan membuat lampu menjadi lebih terang, dan tidak didesain untuk dipasang pada klakson. Pada prinsipnya Headlamp Protector bersifat sebagai FILTER, jadi pasti ada yang diredam, ada yang berkurang, sehingga tidak akan menambah terang, malah mungkin sebaliknya. Karena tujuannya membuat lampu halogen awet.
    Headlamp Protector hanya berfungsi saat awal lampu dinyalakan, begitu lampu menyala.. Headlamp Protector hampir tak berperan apa-apa.

Semoga bermanfaat.

Sumber referensi:
www.energyrating.gov.au
www.madehow.com
www.bulbs.com
www.ecmweb.com

ad1

Speed & Rev Limiter… apaan sih?

June 10, 2008

Source: http://saft7.com/?p=245

revlimiter00.jpg

Di lingkungan teman-teman yang hobby memodifikasi mesin agar bisa kencang dan ikut event DragRace, StreetRace atau sekedar doyan ngebut, banyak tips dan trick didapat. Dari pemasangan turbo pada mesin, mengganti ECU (Engine Management), porting&polish, ganti cam, hingga ganti mesin (engine swap).

Namun ada yang menggelitik ketika banyak yang tertarik untuk membuang Rev Limiter atau RPM Limiter, dengan harapan mobil akan bisa lebih kencang karena putaran mesin tidak lagi dibatasi oleh Rev Limiter tadi.

Pada kendaraan bermesin injeksi, umumnya dilengkapi dengan Rev Limiter untuk membatasi putaran mesin dan ada juga yang dilengkapi Speed Limiter untuk membatasi kecepatan kendaraan.

Yuk kita bahas satu persatu..

SPEED LIMITER

Untuk alasan Safety, mobil dan motor mulai dipasang Speed Limiter yang tujuannya agar kendaraan tersebut tidak dapat berjalan melebihi kecepatan yang ditentukan. Umumnya penerapan Speed Limit ini diatur oleh regulasi dari negara dimana kendaraan itu diperjual belikan.

revlimiter01.jpg

Speed Limiter, bekerja berdasarkan sensor kecepatan kendaraan (Vehicle Speed Sensor), yang kemudian apabila terdeteksi kecepatan melebihi batas yang ditentukan, pada mesin injeksi, ECU akan memutus jalur bahan bakar (Fuel Cut Off) atau ada juga yang menginterupsi pengapian. Bahkan pabrikan mobil kencang Eropa: Mercedes, Audi dan BMW sepakat membatasi top speed limit pada 250km/h (155mph), sementara Porsche tidak mau ikut “klub 155″ itu.

REV LIMITER

Rev Limiter bertujuan untuk membatasi putaran mesin, agar mesin tidak berjalan melebihi batas RPM (Rotation Per Minute) yang ditentukan pabrikan mesin disesuaikan dengan karakter mesin itu sendiri.

revlimiter02.jpg

Umumnya batas putaran mesin (Rev Limit) berkisar antara 6500 – 7500rpm tergantung dari pabrikan mesin. Mendekati angka tersebut, biasanya pada Tachometer (indikator kecepatan puaran mesin) diberi tanda / bidang merah, atau sering disebut RED LINE. Dengan maksud agar driver tidak menjalankan mesin pada Red Line (putaran mesin terlalu tinggi).
Putaran mesin yang terlalu tinggi akan mengakibatkan kerusakan mesin yang cukup serius, disinilah fungsi Rev Limiter.

revlimiter11.jpg

Sama dengan Speed Limiter, Rev limiter akan memutuskan jalur bahan bakar (fuel cut off) atau ada juga yang menginterupsi sistem pengapian, sehingga putaran mesin dapat diperhambat agar tidak menimbulkan kerusakan komponen.

revlimiter15.jpg

Seperti yang diceritakan di atas, banyak yang tertarik untuk membuang fungsi Rev Limiter agar mesin dapat berputar tanpa dibatasi.

Cara tersebut tidak tepat, mengapa?

Setiap mesin punya grafik Power dan Torque yang berbeda-beda sesuai dengan spesifikasi mesinnya.
Grafik tersebut tentunya bisa didapat dengan alat DynoTest.

Foto milik Ferry Cangkir

Mobil tersebut sedang melakukan DynoTest untuk mencari karakter mesin yang baru saja dipasang unit Turbo. Diharapkan akan diperoleh data pada putaran mesin berapa rpm Power dan Torque maksimalnya.

Foto milik Ferry Cangkir

Pada grafik di bawah terlihat bahwa sebelum dipasang unit Turbo (keadaan mesin standar), Powernya adalah 110.6HP pada 6300rpm, dan semakin tinggi Power malah semakin menurun.

Foto milik Ferry Cangkir

Terlihat juga pada grafik di atas, ketika unit turbo dipasang, didapat Power sebesar 207.2HP pada 4600rpm, semakin tinggi putaran mesin terlihat tenaga mesin menurun drastis.

Sekarang kita lihat mobil super yang dibangun rekan saya untuk event dragrace,..

Foto milik Ferry Cangkir

pada grafik di bawah, terlihat Power sebesar 400HP pada 6300rpm, putaran mesin lebih tinggi tenaga kembali menurun.

Foto milik Ferry Cangkir

Nah dengan panduan DynoTest, pabrikan menetapkan point Rev Limiter sesuai dengan karakter Peak Power & Torque dari mesin tersebut.
Jadi tidak berarti putaran mesin makin tinggi adalah semakin baik atau semakin kencang. Terbukti kurva power malah turun.

Para tuner / pemodifikasi mesin, mengaplikasikan berbagai performance parts, mulai dari knalpot (termasuk header, downpipe hingga muffler), fuel pump, injector, sistem pengapian, camshaft, engine management, penyetelan cam, mengurangi bobot crankshaft, dan sebagainya sesuai dengan target yang diharapkan.

revlimiter12.jpg

revlimiter10.jpg

Setelah semua unit terpasang, melalui pengukuran DynoTest akan didapat karakter mesin tersebut akan mengeluarkan daya dan torsi (Power & Torque) pada rpm berapa, bagaimana kurvanya, boost pada rpm berapa dan sebagainya.
Dari data tersebut, sang tuner / modifikator akan melakukan adjustment dan optimalisasi.
Adjustment bisa dengan cara menambahkan Piggyback ECU, atau ada juga yang meReMap ECU, termasuk juga menggeser point Rev Limiter apabila diperlukan.

Foto milik www.speco.com.au

Pada dashboard sering ditambahkan tachometer tambahan yang dilengkapi lampu peringatan untuk mengganti gigi pada rpm yang telah diset sebelumnya. Ini sangat membantu, karena kita akan pindah gigi pada putaran mesin yang optimal (berdasarkan data hasil DynoTest).

revlimiter14.jpg

KESIMPULAN

  • Rev Limiter = Perlindungan terhadap Mesin
  • Speed Limiter = Perlindungan terhadap Keselamatan Manusia
  • Membuang Rev Limiter tidak bermanfaat, karena akan dapat merusak mesin itu sendiri apabila putaran mesin melebihi batas kerjanya.
  • Putaran mesin yang lebih tinggi tidak dapat diartikan akan menghasilkan power dan torque yang lebih besar.
  • Beberapa pecinta kecepatan membuang Speed Limiter pada mobilnya agar bisa melesat lebih kencang tanpa dibatasi.
  • Jika mesin masih dengan spec standar pabrikan, hindari menaikkan point apalagi membuang Rev Limiter tanpa didahului dengan penggantian beberapa part yang memang sudah teruji kemampuannya. (tambahan dari oom Ferry Cangkir)
  • Semoga bermanfaat..

    Sumber Referensi:
    http://www.lunaticfringe.org/vwfox/mod/rev-limiter.html
    http://www.answers.com/topic/mclaren-f1
    http://www.mpsracing.com/products/MSD/ig02n.htm
    http://www.thetruthaboutcars.com/?p=2878

    IDEide: Running Text

    June 10, 2008

    Source: http://saft7.com/?p=268

    Saat browsing di forum bursa barang-barang elektronik di website yang sudah sangat terkenal (www.kaskus.us), tidak sengaja saya menemukan iklan yang menjual running text dengan ukuran kompak dan kecil. Hanya seukuran kartu nama, dan dapat digunakan sebagai Name-tag. Akhirnya saya coba order 2 unit untuk di utak-atik, mungkin saja bisa mendapatkan ide-ide lain dari unit ini.

    Didalam 1 unit Running Text ini, disertakan 2 baterai CR2032, lembar panduan pemakaian dan ’sarung’ nametag + tali jepitnya.

    Beginilah tampak depan dan belakang unit.

    Unit ini mempunyai kapasitas memory sebesar 3Kb, sehingga kita bisa menyimpan 6 memory / kalimat berjalan dengan maksimum masing-masing 512 karakter. Cukup panjang juga untuk sebuah kalimat berjalan.

    Yang menarik lainnya adalah, disediakan beberapa pilihan gerakan animasi: berjalan dari kanan ke kiri, kiri ke kanan, atas ke bawah (bawah ke atas) dan sebagainya..
    Terang gelapnya cahaya LED display juga bisa diatur.
    Kecepatan gerakan juga bisa di atur untuk masing-masing memory (kalimat)

    Seluruh aktifitas pengisian text (text input), penyetelan animasi, speed, dsb. dilakukan hanya dari 3 tombol yang ada pada panel belakang. Yaitu tombol Up, Down, dan Enter (yang merangkap tombol On/Off).

    ideIDE..

    Nah, saya coba cari ide, bisa digunakan untuk apa lagi ya?..
    Aha… selama ini jika mengemudi di jalan Tol, sering sekali menemukan mobil yang berjalan santai di jalur paling kanan. Sudah dengan sopan memberi isyarat untuk mendahului hingga terpaksa dengan klakson pendek, isyarat tidak digubris.. dengan sangat terpaksa dan hati-hati saya coba susul dari sisi kirinya (jalur tengah). Tampaknya lampu ini menarik juga untuk saya pasang di balik kaca belakang agar terbaca oleh beliau.

    Akhirnya saya input.. “Kalau pelan, jalan di sebelah kiri dong….”

    Dan untuk yang lampu mobilnya terlalu silau dan sangat mengganggu.. saya coba input “Lampunya silau bangett!!!…”

    Untuk yang grasa-grusu tidak sabaran di belakang… saya input “Sabar ya… di depan rapat dan padat..”

    dst..

    Tetapi untuk ide di atas, perlu dilakukan modifikasi, yaitu dengan memperpanjang tombol-tombol tadi agar bisa dioperasikan dari dashboard saat mengemudi.

    Untuk ide tersebut, saya coba menyediakan kabel 4 jalur, 3 micro push button, dan satu lembar PCB Universal.

    Mulailah dilakukan penyolderan tombol-tombol tadi

    Unit selesai dimodifikasi…

    Jika panel depan dibuka, maka unit tampak seperti ini.

    Agar mudah pengoperasiannya,..

    saya coba buat petunjuk panel agar tidak lupa urutan dan mempercepat penggantian kalimat yang akan ditampilkan..

    tertulis.. JALAN PELAN: 1 – 3 – 1 – 3 , artinya untuk menampilkan pesan “Kalau pelan, jalan di sebelah kiri dong….” dilakukan dengan menekan tombol 3 (ON), kemudian tombol 1, 3, 1, 3 . Dan untuk mematikan tekan lagi tombol 3 (OFF).

    Nah… demikian sharing ideIDE running text ini, mungkin bisa memberikan inspirasi baru bagi rekan-rekan lain untuk melahirkan ide-ide lain yang lebih menarik lagi.

    Selamat berkreasi!

    Unit bisa diperoleh dengan menghubungi Pak Agus, 0815.1899.889, seharga Rp 160rb (merah) dan 200rb (biru) – klik untuk lihat iklan di kaskus.

    Impact Driver …apaan sih?

    June 10, 2008

    Source: http://saft7.com/?p=269

    Impact driver, sering disebut oleh banyak montir di bengkel dengan istilah “Obeng Getok”, “Obeng Gedor”, dll.
    Obeng ini mempunyai kemampuan buka/pasang baut/mur yang sangat kuat. Hentakan martil/palu membuat mekanis yang ada di dalam unit obeng menghasilkan suatu torsi kejut yang kuat memutar poros obeng.
    Torsi kejut inilah yang membuat baut/mur dapat dilonggarkan sekalipun sebelumnya terpasang sangat kencang/rapat, begitu juga sebaliknya dapat mengencangkan baut/mur dengan sangat kencang/rapat.

    Impact driver sendiri ada yang manual seperti pada foto-foto di artikel ini, ada juga yang dibantu oleh tenaga motor listrik dan udara bertekanan tinggi, seperti yang ditemukan di bengkel-bengkel resmi maupun di tempat spooring balancing untuk membuka baut ban/roda.

    Saat membeli Impact driver, umumnya disertakan ‘mata’ obeng nya (bits), ada ‘mata’ obeng Minus dan Plus.

    Impact driver sebenarnya dapat juga digabungkan dengan kunci socket (kunci sok).

    Cara Pengoperasian Impact Driver

    Pengencangan Baut:

    1. Putar baut ke arah kanan (clockwise) sampai cukup kencang seperti biasa.
    2. Tekan ‘mata’ obeng dengan baik pada baut tersebut.
    3. Putar 90 derajat ke kanan (clockwise).
    4. Pukul bagian belakang impact driver dengan palu.

    Mengendurkan Baut:

    1. Tekan ‘mata’ obeng dengan baik pada baut tersebut.
    2. Putar 90 derajat ke kiri (counter-clockwise).
    3. Pukul bagian belakang impact driver dengan palu.
    4. Setelah kendur, bukalah baut seperti biasa.

    Kualitas Produk…

    Impact driver bisa di beli mulai paling murah sekitar 40ribuan hingga bahkan diatas 500ribu rupiah.
    Tentunya ada harga ada kualitas…
    Namun kita juga perlu cerdik, yaitu dengan menyesuaikan kebutuhan kita sebelum membeli impact driver.
    Jika kita memang punya workshop/bengkel yang hampir setiap hari impact driver tersebut digunakan, sebaiknya membeli impact driver yang berkualitas, ada banyak pilihan merek.
    Jika kita hanya untuk sesekali saja menggunakan impact driver, akan lebih hemat jika kita membeli yang murah.

    TIPS HEMAT..

    Di atas sempat disebut ada harga ada kualitas…
    Sering terjadi, jika kita menggunakan impact driver yang murah, akan merusak baut. Sayang sekali khan?..

    Nah, bagaimana agar bisa tetap berhemat, namun baut mesin mobil/motor kita tetap baik dan tidak rusak?

    Silahkan Anda membeli impact driver set yang murah.. contohnya: Vessel PALSU, sekitar 40-50ribuan.

    Kemudian… beli juga.. ‘mata’ obeng minus dan plus merek Vessel yang ASLI, harga sekitar 15-20ribu/buah.

    Hasilnya… Baut tetap awet, dan kita tetap bisa berhemat!

    Semoga bermanfaat.


    Supported by:
    Jayapura – ITC Dutamas Fatmawati
    021.72793675 (Susanto)

    Isi Bensin Apa, Ya?

    June 10, 2008

    Source: http://saft7.com/?p=274

    - [ www.saft7.com - automotive tips and sharing ]

    Mobil atau Motor kita baiknya diisi bensin apa ya? Ada pilihan bensin yaitu Premium, Pertamax dan Pertamax Plus yang merupakan produk Pertamina, dan ada juga bensin jenis lain dari perusahaan asing seperti Shell dan Petronas. Semakin banyak lagi pilihan kita.

    Mesin mobil maupun motor memerlukan jenis bensin yang sesuai dengan desain mesin itu sendiri agar dapat bekerja dengan baik dan menghasilkan kinerja yang optimal. Jenis bensin tersebut biasanya diwakili dengan angka / nilai oktan (RON), misalnya Premium ber-oktan 88, Pertamax ber-oktan 92 dan seterusnya.

    Semakin tinggi angka oktan, maka harga per liternya pun umumnya lebih tinggi. Namun belum tentu bahwa jika mengisi bensin ber-oktan tinggi pada mesin mobil/motor kita, kemudian akan menghasilkan tenaga yang lebih tinggi juga. Wah jadi bagaimana dong?

    Jika kita cermati spesifikasi kendaraan kita (mobil atau motor) pada brosur yang baik akan menampilkan informasi rasio kompresi (Compression Ratio / CR). CR ini adalah hasil perhitungan perbandingan tekanan yang berkaitan dengan volume ruang bakar terhadap jarak langkah piston dari titik bawah ke titik paling atas saat mesin bekerja. terlihat pada foto, bahwa CR mesin mobil Timor DOHC S515i adalah 9.3 : 1

    Dari informasi spesifikasi brosur tersebut, kita bisa menentukan bahwa mesin mobil timor tersebut memerlukan jenis bensin yang bernilai oktan 92, yaitu bensin Pertamax.

    Bagaimana jika diisi bensin dengan oktan lebih rendah?

    Bensin dengan oktan rendah lebih mudah terbakar. Semakin tinggi nilai CR pada mesin artinya membutuhkan bensin bernilai oktan tinggi. Mesin berkompresi tinggi membuat bensin cepat terbakar (akibat tekanan yang tinggi), yang akan menjadi masalah adalah, ketika bensin terbakar lebih awal sebelum busi memercikkan api. Saat piston naik ke atas melakukan kompresi, bensin menyala mendahului busi, akibatnya piston seperti dipukul keras oleh ledakan ruang bakar tersebut. Kita sering mendengar istilah “Ngelitik” (pinging/knocking). Bagaimana menggambarkan ‘kejam’nya ngelitik yang dirasakan piston? Ibarat telapak tangan kita ditusuk2 dengan paku… kira-kira begitu. Perlahan namun pasti.. membuat piston seperti permukaan bulan… dan bahkan bisa bolong!.. hiiii….

    Saat terjadi ‘ngelitik’, bensin tidak menjadi tenaga yang terpakai. Kerja mesin tidak optimal. Kembali diulang, mesin yang CR nya tinggi, memerlukan bensin yang lambat terbakar. Semakin tinggi nilai CR, bensin harus semakin lambat terbakarnya (oktan tinggi).

    Nah, jadi untuk teman-teman, cermati nilai CR mesin mobil/motor kita (bisa intip pada daftar di bawah), isilah bensin yang sesuai untuk mesin tersebut.

    Bagaimana kalau diisi bensin dengan oktan lebih tinggi?

    Bensin dengan oktan lebih tinggi (pertamax, pertamax plus, dsb), umumnya dilengkapi dengan aditif pembersih, dan sebagainya. Namun tidak banyak memberi penambahan tenaga, jadi angka oktan tinggi bukan artinya lebih ‘bertenaga’.
    Karena benefitnya kurang sebanding jika dibanding harganya yang tinggi, maka ujung-ujungnya hanyalah merupakan pemborosan uang saja.

    - [ www.saft7.com - automotive tips and sharing ]

    Kesimpulan:

    - Dianjurkan mengisi bensin sesuai nilai rasio kompresi. (kecuali ada modifikasi lain).

    - Semakin TINGGI nilai oktan, maka bensin semakin lambat terbakar (dikarenakan titik bakarnya lebih tinggi).

    - Semakin TINGGI nilai oktan, maka bensin lebih sulit menguap (penguapan rendah)

    - Bensin yang gagal terbakar (akibat oktan terlalu tinggi), bisa menyebabkan penumpukan kerak pada ruang bakar atau pada klep.

    Solusi Alternatif

    Banyak cara untuk menyiasati agar bisa menggunakan bensin Premium pada mesin yang ber-CR tinggi, namun mesin tidak mengalami ‘ngelitik’, antara lain:
    - Menambahkan Octane Booster pada bensin (dimasukkan ke tangki bensin)
    - Menggunakan katalis untuk menaikkan nilai oktan (biasanya mengandung timbal, tidak ramah lingkungan).
    - Merubah derajat waktu pengapian (ignition timing) ke posisi yang lebih lambat (Retard).
    - Menggunakan aplikasi water-injection (agak repot untuk perawatannya).
    - dan lain-lain.

    Fakta…

    Pada kenyataannya.. banyak kita lihat, khususnya di SPBU, motor-motor baru yang berkompresi tinggi mengantri panjang di pompa bensin jenis Premium. Faktor ekonomi lebih mendesak ketimbang dampak rusak ke depan pada mesin motornya.. atau memang kurangnya informasi mengenai pemilihan bensin ini.

    Berkat bantuan banyak teman baik dari beberapa milis, saya coba kumpulkan dan sajikan daftar Rasio Kompresi untuk mobil dan motor berbagai merek. Atas segala keterbatasan dan kekurangan saya, mohon maaf apabila mobil atau motor Anda belum terdaftar, bagi yang mempunyai data untuk melengkapi silahkan tambahkan pada kolom komentar.

    Tabel di bawah sengaja di beri warna, sesuai dengan bensin yang direkomendasi.

    semoga bermanfaat!

    Sumber Referensi:
    Octane rating
    Compression Ratio
    Engine knocking
    Cara Menghitung Compression Ratio
    What does octane mean?
    Gasoline FAQ
    Informasi Bensin Premium
    Informasi Bensin Pertamax
    Informasi Bensin Pertamax Plus
    Penelitian Pengaruh Komposisi Kimia Bensin Terhadap Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor

    Bermodal Panduan, Bikin Ngoprek Jadi ‘PeDe’

    June 10, 2008

    Source: http://saft7.com/?p=177

    cd00

    Saya senang untuk mempelajari sesuatu yang baru, apalagi untuk suatu barang yang saya miliki. Wah habis deh dioprek karena rasa ingin tau.
    Buku manual pasti habis dibaca sebelum mengoperasikan barang tersebut, sehingga ketika akan menggunakannya saya paling tidak sudah tau apa saja kelebihan atau feature yang ada dan bagaimana menggunakannya dengan optimal.

    Untuk hal otomotif juga begitu. Saya berusaha mencari melalui teman atau internet untuk mendownload buku-buku manual dari mobil yang saya pakai.
    Puas rasanya bisa mengetahui seluk beluk mesin maupun elektrikal mobil tersebut.
    Hal lain yang tidak kalah pentingnya adalah ketika mobil tersebut mengalami masalah… saya segera mencari solusi melalui buku-buku tersebut.

    Untuk mobil mitsubishi eterna, buku-bukunya lumayan lengkap. Wah seru banget ketika mau memperbaiki kabel yang terbakar. Tidak perlu menebak-nebak atau ‘mengurut’ kabel dari ujung ke ujung yang menghabiskan waktu.
    Jika pekerjaan itu dirasa berat, seperti harus membongkar mesin, maka saya cukup memprint-out buku tersebut kemudian saya jelaskan ke montir untuk minta diperbaiki sesuai prosedur pabrik di buku tersebut.

    Gak bisa dipungkiri, kalau banyak sekali montir yang tidak mengikuti prosedur, bahkan cenderung otodidak. Padahal teknologi setiap mobil dan model akan berbeda, dan beberapa prosedur memerlukan special tools tertentu. dan seterusnya.

    Saya contohkan CD Panduan BMW.

    ETK atau sering disebut EPC (Electronic Parts Catalog).

    cd05

    ETK ini adalah daftar parts berikut gambar dan posisi pemasangan dalam bentuk CD. Di setiap bengkel resmi BMW wajib memiliki CD ini.
    Pada saat montir menyatakan ada kerusakan di parts tertentu, maka Service Advisor akan membuka ETK untuk menjelaskan kepada pelanggan tentang parts mana saja yang perlu diganti berikut biayanya.

    cd06

    Selain itu, ETK bisa digunakan sebagai referensi sebelum mengganti parts yang rusak. Bahkan kita bisa tahu nomor parts tersebut.

    cd07

    cd08

    cd09

    cd10

    CD BMW Technical Information System.
    cd01

    CD ini berisi referensi teknis tentang permasalahan dan solusinya untuk semua model dan tahun keluaran BMW.
    cd02

    Melalui CD ini kita bisa mencari solusi atas permasalahan yang kita temukan pada mobil kita, misalnya masalah AC tidak dingin, Kunci pintu yang bermasalah dan sebagainya.

    cd03

    Bisa juga melalui CD ini kita mencari masalah apa saja yang ditemukan oleh BMW untuk ditindaklanjuti oleh para bengkel resmi di seluruh dunia, yang sering disebut RECALL. Mungkin saja mobil kita ternyata masuk dalam daftar Recall BMW atas suatu parts yang bermasalah.

    cd04

    CD BMW EBA
    EBA adalah CD BMW Parts and Accessories Installation Instructions, yaitu CD yang berisi Panduan Instalasi Asesoris pada berbagai model BMW.

    cd12

    Salah satu contoh adalah misalnya untuk pemasangan CD Changer pada BMW X5. Di CD ini dijelaskan dengan rinci langkah-langkah yang perlu diperhatikan hingga peringatan-peringatan agar system lainnya tidak terganggu akibat pemasangan asesoris tersebut.

    cd11

    cd13

    cd14

    Nah.. contoh diatas adalah untuk merek BMW.

    Yang patut dipuji juga adalah ketika saya melihat CD Panduan (Workshop Manual) milik Honda Jazz/Fit.
    Dikemas dalam format yang baik dan informatif.

    Begitu juga untuk CD Panduan sepeda Motor Honda, sangat baik dan detail.

    Semua yang disampaikan diatas tentunya adalah konsumsi bengkel resmi dari tiap merek tersebut.
    Bagusnya, KTB (Kramayudha Tiga Berlian) memperbolehkan buku-buku tersebut dibeli oleh masyarakat. Hal ini sangat baik, sehingga akan semakin banyak bengkel yang cakap memperbaiki mesin tersebut dengan prosedur yang benar.

    Dengan memiliki CD dan Buku-buku tersebut,.. bener deh… saya jadi ‘PeDe’ untuk ngoprek ini itu di mobil saya…

    Duh sialnya pabrikan motor yang saya miliki tidak memperbolehkan saya memperoleh buku panduan.

    Note:
    klik disini atau Informasi CD sms ke 0818.75 65 79

    Ban diisi N2 …apaan sih?

    June 10, 2008

    Source: http://saft7.com/?p=275

    - www.saft7.com -

    Ban adalah komponen penting pada kendaraan. Apapun kendaraannya (mobil, motor, sepeda, angkutan umum, truk, dan sebagainya) tekanan gas (angin) dalam ban perlu diperhatikan agar kinerja (grip/daya cengkram) ban terhadap jalan tetap optimal dan umur pakai ban menjadi lebih panjang.

    Jika tekanan gas di dalam ban lebih rendah dari yang disarankan, maka bidang yang menapak dan mencengkram jalan tidak merata sehingga bidang tapaknya menjadi lebih sedikit yaitu hanya pada daerah pinggir ban saja.

    Begitu juga jika tekanannya berlebihan dari yang dianjurkan, maka yang menapak hanya daerah tengah ban saja. Akibat dari kekurangan dan kelebihan tekanan gas tersebut adalah tapak ban akan menipis tidak merata, sering orang menyebut “botak luar, atau botak dalam”. Sebaliknya apabila tekanan gas di dalam ban diisi sesuai anjuran, maka bidang tapak ban yang mencengkram jalan menjadi lebih luas dan merata. Untuk keamanan berkendara akan lebih terjamin.

    Ban yang habis tidak merata juga bisa disebabkan oleh kerusakan komponen lain seperti Shock Breaker (Shock Absorber), suspensi, pengereman mendadak, kondisi jalan, Posisi kelurusan roda (perlu spooring), Keseimbangan roda (perlu di Balance), dan lain-lain.

    Setiap ban yang terpasang pada velg perlu dibalance untuk menjaga keseimbangan ban saat berputar.

    - www.saft7.com -

    Gas Pengisi Ban

    Ban yang diisi gas (angin) bertekanan tertentu umumnya terdiri dari 21% gas Oksigen dan 78% gas Nitrogen. Dimana campuran gas tersebut didapat dari udara sekitar pompa gas/angin tersebut, atau gas yang kita hirup sehari-hari.
    Partikel gas Oksigen lebih kecil dibanding gas Nitrogen, sehingga gas Oksigen bisa tiga kali lebih cepat merembes keluar ketimbang gas Nitrogen, melalui celah-celah halus sambungan ban terhadap pelek maupun mekanik sekat/valve pada pentil (ventil).

    Secara perlahan tapi pasti, membuat ban mobil akan berkurang tekanan gas nya dan perlu selalu di cek tekanannya, jika kurang segera tambahkan hingga sesuai anjuran pabrik mobil maupun spek ban yang digunakan. Tekanan gas yang kurang membuat berkurangnya keamanan dan kenyamanan, juga membuat BBM boros.

    Udara yang bertekanan cenderung bersifat lembab, untuk yang masih menggunakan velg dari bahan besi dapat membantu proses terjadinya karat yang tentunya merusak velg itu sendiri.

    Kita dianjurkan untuk melakukan pengecekan tekanan ban pada kondisi ban dingin, ini dikarenakan saat ban digunakan (berkendara), suhu gas dalam ban akan meningkat (panas). Meningkatnya suhu gas tersebut membuat naiknya tekanan gas dalam ban. gas Nitrogen (N2) di klaim memiliki tekanan yang stabil terhadap perubahan suhu kerja ban, sehingga akan aman untuk kendaraan yang sering dipacu kencang (ngebut) maupun mengangkut beban berat.

    Ikuti anjuran yang tertera pada panel rekomendasi tekanan ban yang biasanya terpasang pada pilar pintu mobil maupun rangka motor jika menggunakan ban standar, atau ikuti anjuran dari ban yang digunakan jika spesifikasi ban tersebut tidak tertulis dalam panel rekomendasi tekanan ban.

    - www.saft7.com -

    Gas Nitrogen (N2) sebagai gas pengisi ban

    Dikarenakan partikel gas Nitrogen (N2) lebih besar dibandingkan Oksigen (O2), maka N2 dapat mencegah terjadinya kebocoran (rembesan) yang menyebabkan berkurangnya tekanan gas (angin) pada ban. Selain itu Nitrogen aman digunakan karena tidak bisa terbakar, tidak berbau, dan merupakan bagian dari gas yang ada di atmosfir yang juga kita hirup sehari-hari.

    Untuk membedakan mana ban yang di dalamnya berisi gas biasa dan yang berisi gas N2, umumnya disepakati dengan menggunakan tutup pentil (ventil) berwarna Hijau bertuliskan N2 untuk ban yang diisi gas N2.

    Keuntungan menggunakan N2 sebagai gas pengisi ban

    1. Tekanan ban terjaga lebih lama (menjadi lebih jarang mengisi ulang)
    2. Daya cengkram dan kinerja ban menjadi optimal (akibat grip yang baik, tekanan yang tidak berkurang)
    3. Menghemat BBM (tekanan tepat, meringankan kerja mesin)
    4. Memperpanjang umur pakai ban (tekanan tepat, habisnya ban akan merata)
    5. Meningkatkan keselamatan (tekanan tepat, grip dan stabilitas terjaga)
    6. Tidak terjadi oksidasi pada karet ban (memperpanjang umur elastisitas karet ban)
    7. Tidak membantu menimbulkan karat (aman bagi komponen besi)
    8. Tekanan ban yang stabil terhadap temperatur ban (mengurangi kecelakaan akibat pecah ban – overpressure)

    N2 sendiri sudah digunakan terlebih dahulu di arena balap, pesawat terbang dan kendaraan berat khusus, sebelum diperkenalkan ke publik untuk digunakan di kendaraan sehari-hari mobil maupun motor.

    - www.saft7.com -

    Kelemahan gas Nitrogen (N2) sebagai gas pengisi ban.

    1. Harga yang masih mahal

    Umumnya berkisar sekitar 10ribu hingga 20ribu rupiah untuk setiap ban. Belum lagi ada tambahan biaya apabila sebelumnya gas pengisi ban tersebut bukan N2, karena harus dikuras terlebih dahulu untuk kemudian diisi gas N2. Biaya kuras berkisar sekitar 5ribu – 10ribu rupiah.

    2. Perawatan

    Setiap kali ban sudah terisi oleh N2, maka selanjutnya jika tekanan berkurang, sangat disarankan untuk menambahkannya dengan N2 juga.

    3. Ketersediaan

    Belum banyak bengkel ban yang menyediakan jasa pengisian N2.

    NOTE:
    Apabila tekanan N2 berkurang dan tidak ditemukan bengkel yang menyediakan pengisian N2, kita dapat menambahkannya dengan gas / angin ban seperti biasa yang mudah ditemui di tepi jalan, sebagai langkah darurat. Namun apabila kita sudah dapat menemukan bengkel yang menyediakan pengisian N2, sebaiknya ban tersebut kembali dikuras ulang untuk diisi kembali dengan gas N2 murni.

    - www.saft7.com -

    Sumber referensi:
    www.racq.com.au
    www.bridgestone.com
    www.physlink.com
    www.toyo.com.au
    www.blackcircles.com

    Pasang Fan Pendingin Radio Komunikasi

    June 10, 2008

    Source: http://saft7.com/?p=276

    - www.saft7.com -

    Melengkapi kendaraan dengan radio komunikasi (rakom) memang sangat membantu. Saling bertukar informasi mengenai kondisi lalu-lintas maupun berdiskusi atau bercanda sesama rekan membuat perjalanan yang biasanya penuh dengan kemacetan yang melelahkan menjadi tidak terasa.

    Sayangnya perangkat rakom yang digunakan umumnya cepat sekali panas, sehingga akan berpengaruh terhadap kualitas kuat sinyal (Power Output) yang dipancarkan. Dan lebih lanjut bisa saja perangkat tersebut rusak akibat overheating (panas yang berlebihan).

    Seorang teman memberikan ide untuk menggunakan Harddisk Cooler (pendingin harddisk PC). Wah idenya bagus juga dan menantang untuk segera dibuat. Aku dapatkan Harddisk Cooler ini di toko komputer dekat rumah seharga 25ribuan. Sayangnya warnanya hanya ada 1 macam saja.

    - www.saft7.com -

    Selain itu saya juga menyiapkan beberapa komponen elektronik sbb:

    1 LED + Mounting LED
    1 Saklar
    1 Resistor 1K ohm 1/2watt
    1 Capasitor 47nF
    1 Capasitor 22pF
    Kabel secukupnya
    Solder + Timah Solder
    Bor Listrik

    Total keseluruhan biaya termasuk Cooler tidak lebih dari 35ribu rupiah.

    Persiapan:

    Mulailah dengan mempersiapkan Harddisk Cooler… dan semua fan dilepas,

    kemudian dibuat lubang untuk pemasangan LED dan saklar.

    Karena saya kurang cocok dengan warna finishing aluminium anodize tersebut, saya berniat untuk melapisnya dengan sticker berwarna gelap agar ‘matching’ dengan rakom tersebut.

    Stiker sudah selesai rapi terpasang, fan kembali dipasang, juga saklar dan led.

    - www.saft7.com -

    Pelistrikan:

    Saya gunakan kapasitor 22pF dan 47nF sebagai noise-filter agar tidak mengganggu kualitas sinyal rakom, yang dikeluarkan oleh fan.

    Berikut skema sederhana yang saya coba buat untuk project ini.

    Fan Pendingin sudah selesai dirakit..

    - www.saft7.com -

    Pemasangan:

    Untuk memasangnya di rakom, saya menggunakan DoubleTape tebal. Rekatannya cukup kuat dan sekaligus sebagai peredam getaran yang mungkin ditimbulkan oleh fan terhadap rakom.

    Selesai!

    Nah, dengan sudah dilengkapi fan pendingin, tidak kuatir lagi rakom kepanasan…

    Pengembangan lain?

    Oh ya… saya menambahkan Led, dimaksudkan agar tidak lupa untuk mematikan fan pendingin tersebut jika keluar dari mobil.
    Menyala Otomatis?
    Lain waktu saya coba untuk mencari skema yang sesuai untuk supaya fan bisa menyala otomatis jika sirip pendingin rakom mencapai suhu tertentu, dengan menggunakan Thermosensor untuk mengaktifkan fan. Dengan demikian tidak perlu lagi lupa mematikan fan.. )

    - www.saft7.com -

    Bikin Hi-Pass Beam

    June 10, 2008

    Source: http://saft7.com/?p=277

    Umumnya sepeda motor ‘laki-laki’ dilengkapi dengan tombol “Hi-Pass Beam”. Seperti pada mobil.. tombol tersebut berfungsi untuk memberi tanda dengan menyalakan lampu jauh dengan singkat, biasanya saat akan menyusul kendaraan di depannya, makanya disebut Hi-Pass Beam.
    Ketika saya membeli motor jenis bebek, seperti ada yang kurang rasanya.. kebiasaan menyalakan Hi-Pass Beam saat menyusul atau menyapa teman dari arah berlawanan sulit dilakukan pada motor jenis ini yang memang tidak dilengkapi tombol tersebut.
    Umumnya motor jenis bebek hanya dilengkapi tombol untuk memilih posisi lampu HI atau LOW Beam saja. Dan repot sekali untuk melakukan gerakan cepat. Tidak tahan dengan kondisi tersebut… akhirnya bikin sendiri saja deh.. – www.saft7.com –

    Artikel ini khusus dibuat untuk diaplikasikan pada motor jenis bebek pada umumnya yang bermerek Suzuki.
    Hal ini dikarenakan warna pada kabel bawaan pabrik dan skematik diagram setiap merek selalu ditemukan berbeda.
    Jadi perlu beberapa modifikasi minor lain jika ingin diaplikasikan pada merek selain Suzuki.
    Yang perlu diperhatikan apabila akan diaplikasikan pada merek lain adalah, kabel COMMON pada skema ini berarus positif dimana kabel HI dan LOW Beam berarus negatif, sebaliknya pada merek lain ada yang berarus sebaliknya.

    - www.saft7.com –

    Yang perlu disiapkan adalah:
    1. Relay BOSCH 4 kaki dengan tipe : 0 332 019 453
    2. Relay BOSCH 5 kaki dengan tipe : 0 332 209 151
    3. Saklar Push ON
    4. Kabel-kabel

    Mengapa perlu dua relay?
    Relay 5 kaki ditujukan untuk memutuskan arus listrik LOW BEAM apabila tombol Hi-Pass Beam diaktifkan/ditekan. Tujuannya adalah agar cahaya lampu tidak menjadi redup khususnya pada saat kondisi saklar pemilih HI/LOW BEAM pada posisi LOW (default), sehingga cukup satu filamen saja yang menyala. Jika dua filamen menyala bersamaan, arus listrik menjadi kurang maksimal, sinar akan redup.

    Relay 4 kaki ditujukan untuk mengaktifkan lampu Hi-Beam.

    - www.saft7.com –

    Berikut skematik diagram untuk Hi-Pass Beam

    Setelah dipasang dengan teliti dan benar, kini pilihlah lokasi pemasangan saklar push-on pada body motor.
    Usahakan pemasangan di posisi yang ergonomis. Bisa mencontoh lokasi seperti pada motor ‘laki-laki’ pada umumnya yang ada tombol Hi-Pass Beam. Saya sendiri membuat lubang pada body untuk penempatan saklar tersebut.

    Nah.. jika sudah terpasang, semakin nyaman kita berkendara…

    Hati-hati di jalan, Bro Bikers!

    - www.saft7.com –

    Tambahan:
    Saya menggunakan Push-On yaitu berupa microswitch yang bentuknya seperti ini (pilih yang bertangkai panjang)

    microswitch1.jpg

    microswitch2.jpg

    (sumber foto microswitch: www.designnotes.com)


    Follow

    Get every new post delivered to your Inbox.